Bisnis Yahoo Merosot, Diperebutkan Microsoft, Time dan Verizon

Bisnis Yahoo Merosot, Diperebutkan Microsoft, Time dan Verizon

Dominasi Yahoo Makin Suram

yahoo bangkrut jadi rebutan microsoft time dan verizon
Yahoo sebelumnya adalah situs paling ramai, sebelum masyarakat dunia mengenal situs Google.

Pada awal kemunculan situs Google, masih banyak masyarakat yang enggan pindah ke Google, untuk melakukan proses pencarian terhadap sesuatu yang dibutuhkan.

Namun perkembangan situs Google semakin berada diatas angin tatkala masyarakat semakin menyadari bahwa untuk mencari informasi di situs Google sangat jauh lebih cepat dan lebih praktis, dibandingkan melakukan hal sama di situs Yahoo.

Kepraktisan situs Google sampai sekarang tetap dipertahankan berupa tampilan awal yang sederhana, berupa tampilan layar fasilitas untuk memasukkan kata atau kalimat kemudian Enter, dan dengan cepat situs Google menampilkan hasil pencariannya berupa daftar puluhan, ratusan, bahkah ribuan website yang ada di dunia, yang mengandung kata atau kalimat tadi.

Kini kenyataan yang terjadi adalah bahwa Google semakin mendominasi mesin pencari (search engine), sementara Yahoo terseok dalam krisis finansial akibat kalah bersaing dan ditinggalkan masyarakat pengguna internet.

Krisis finansial Yahoo semakin kritis, menyusul pertumbuhan bisnis Yahoo yang semakin memprihatinkan.

Kondisi kemerosotan bisnis Yahoo diketahui setelah Yahoo melakukan lelang beberapa produk unggulan mereka, diantaranya Yahoo Search, Yahoo Email dan Yahoo News. Yahoo telah kalah bersaing dengan Google dan Facebook dalam memperebutkan perolehan iklan.

Kantor pusat Yahoo yang bermarkas di Sunnyvale, California, Amerika itu, pernah menolak penawaran CEO Microsoft - Steve Ballmer, senilai US$ 45 milyar pada tahun 2008.

Pendiri Yahoo Jerry Mengundurkan Diri



Sementara dikabarkan kini akibat kemerosotan bisnis Yahoo semakin parah, maka nilai akuisisi Yahoo justru malah semakin berkurang.

Menurut analis ekonomi Sun Trust - Robinson Humphrey, bahwa nilai akuisisi Yahoo saat ini hanya berkisar antara US$ 6 milyar hingga US$ 8 milyar saja.

Baca : Aplikasi Live Streaming

Microsoft, Time dan Verizon Saling Berebut Yahoo

Kini Microsoft kembali berusaha mendekati investor Yahoo, namun hal sama dilakukan oleh Time Inc, salah satu anak perusahaan raksasa bidang media penyiaran Time Warner.

Time sendiri kini sedang melakukan evaluasi terhadap penurunan penjualan media cetak disertai penurunan pendapatan iklan, dengan cara mengembangkan bisnis media digitalnya.

Selain Microsoft dan Time, kemerosotan nilai akuisisi Yahoo juga menarik perhatian dari Verizon Communication Inc.

Ketertarikan Verizon Communication Inc untuk melakukan akuisisi Yahoo, dengan maksud tujuan untuk memperkuat bisnis utama mereka, pada usaha bidang layanan surat elektronik, berita dan periklanan.

Padahal beberapa bulan sebelumnya, tepatnya pada bulan Mei 2015 - Verizon Communication Inc telah berhasil melakukan akuisisi AOL, dengan nilai transaksi sebesar US$ 4,4 milyar. Diketahui situs AOL yang diakuisisi Verizon juga memiliki kemiripan bidang bisnis dengan Yahoo.

Dominasi Yahoo Makin Suram

Semoga bermanfaat.

Share this:

Disqus Comments

SEO Tools | SEO Company | SEO Services